Materi Pengetahuan Pandemi Covid-19

Oleh: Agusrifal, S.Pd

sumber: https://surabaya.kompas.com/read/2020/07/07/11502661/jokowi-minta-2-pekan-kasus-covid-19-jatim-turun-plan-a-b-c-dan-d-bergulir?page=all

Penyakit Covid-19 yang saat ini melanda hampir seluruh negara didunia, tidak terkecuali di Indonesia. Apa dan bagaimana tentang virus covid-19 ini sudah diposting pada artikel sebelumnya, maka pada artikel kali ini kami rangkum dari berbagai sumber resmi yang dapat dipercaya sehingga kita tidak termakan berita-berita yang bertebaran di dunia maya baik itu melalui medsos maupun di website. Ada beberapa pertayaan yang tentu sering muncul ditengah masyarakat berkaitan dengan Pandemi COVID-19, berikut rangkuman yang perlu kita ketahui tentang Pandemi Covid-19:

  1. Apa arti pandemi virus COVID-19?

Pandemi, artinya sudah terjadi penambahan kasus penyakit yang cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran antar negara  (situs : www.padk.kemkes.go.id)

  1. Bagaimana cara virus COVID-19 menyebar?

Dari gugus tugas percepatan penangan COVID-19 di sampaikan “ virus dapat berpindah secara langsung melalui percikan batuk dan nafas orang terinfeksi yang kemudian terhirup orang sehat. Virus juga dapaat menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus”

  1. Apakah virus corona bisa menular ke manusia?

Virus 19 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona adalah jenis baru dari corona yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil maupun ibu menyusui (sumber : www.yankes.kemkes.go.id; tgl 16 maret 2020)

  1. Apa saja gejala virus korona?

Seperti penyakit pernapasan lainya, Covid-19 dapat menyebablan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam.

Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap ( sumber: http://covid19.kemkes.go.id; tgl 7 maret 2020)

  1. Bagaimana suhu tubuh orang yang terkena virusCOVID-19?

Suhu tubuh menjadi salah satu gejala seorang diduga tertular Covid-19, selain itu ada batuk flu dan sesak napas yang juga menjadi gejala penyakit tersebut. Seseorang patut diduga tertular covid-19 jika suhu tubuhnya mencapai 38 derjat celcius keatas

  1. Dimana virus corona pertama kali ditemukan?

Penyakit virus corona-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019, inveksi virus ini dapaat menunjukan gejala seperti selesma yang ringan, demam, batuk, nyeri tenggorokan dan pilek

  1. Kapan vaksin untuk virus corona dapat tersedia?

Saat ini belum ada pengobatan khusu yang efektif untuk infeksi virus corona baru. Vaksin kemungkinan baru tersedia 18 bulan kedepan (2021) ini baru kemungkinan, sementara ini cara terbaik adalah melakukan tindakan pencegahan, yaitu; sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir dan menggunakan masker, jaga jarak. (sumber: https://covid19.go.id)

  1. Benarkah berita bahwa Palestina dan cina telah menemukan vaksin virus corona?

Palestina dan negara-negara arab lainya belum menemukan vaksin virus corona. Tidak ditemukan sumber informasi di dalam berita tersebut, termasuk tidak ada sumber resmi dari kementrian kesehatan China yang dikutip dalam pemberitaan itu (hoax)

  1. Mengapa kita perlu menjaga jarak 1 meter dari orang lain untuk mencegah virus covid-19?

Dari data yang dimiliki pemerintah, sebaran droplet sejauh 1 meter dan dapat menempel pada benda sekitar. Oleh karenanya mereka yang berjarak kurang dari 1 meter dan memegang benda yang terpapar droplet kemudian tangan yang sudah tercemar menyentuh area wajah, sangat memungkinkan terjadinya penularan (sumber: sehat negeriku.kemkes.go.id )

Demikian beberap pertanyaan yang sering muncul ditengah masyarakat kita, sebenarnya masih banyak lagi pertanyaan yang muncul dan sudah dijawab oleh pihak pemerintah. Yang terpenting adalah melakukan tindakan pencegahan sebelum terpapar, lankukan tiga langkah tindakan pencegahan sederhana; selalu cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, gunakan masker, dan jaga jarak 1 meter dengan orang lain.